Figur Jokowi Dongkrak Citra PSI
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo-Foto: Antara-
JAKARTA – Kedekatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dinilai memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik terhadap partai tersebut.
Temuan itu terungkap dalam survei terbaru yang dilakukan Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), yang menunjukkan bahwa figur Jokowi masih memiliki daya tarik politik kuat dan berkontribusi pada penguatan citra PSI di tengah masyarakat.
Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI, Fernando Emas, mengatakan bahwa fenomena tersebut menggambarkan masih dominannya peran figur dalam membentuk pandangan publik terhadap partai politik di Indonesia.
BACA JUGA:Panselnas Resmi Cabut Penalti Rp100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
BACA JUGA:Transformasi Layanan Haji Tuai Apresiasi
Menurutnya, hubungan yang erat antara PSI dan Jokowi membuat sebagian masyarakat mengaitkan karakter serta gaya kepemimpinan mantan presiden itu dengan identitas partai.
“Dalam konteks PSI, terjadi proses transfer persepsi dari figur kepada institusi politik. Kedekatan dengan Jokowi memengaruhi cara masyarakat menilai partai tersebut,” ujar Fernando dalam keterangannya.
Hasil survei menunjukkan mayoritas responden memandang relasi PSI dengan Jokowi memberikan pengaruh positif terhadap citra partai.
BACA JUGA:Gajah Mada-Soedirman Kandidat Kapal Induk RI
BACA JUGA:Sekolah Rakyat Didorong Dana Alternatif
Sebanyak 70,2 persen responden menilai hubungan tersebut mampu meningkatkan kesan baik terhadap PSI. Angka itu terdiri atas responden yang menjawab sangat meningkatkan, meningkatkan, dan cukup meningkatkan.
Sementara itu, kelompok yang beranggapan bahwa kedekatan tersebut tidak memberikan dampak positif tercatat jauh lebih kecil. Sebagian lainnya memilih tidak memberikan jawaban atau mengaku tidak mengetahui.
Tidak hanya terkait citra, pengaruh Jokowi terhadap tingkat dukungan masyarakat kepada PSI juga dinilai cukup besar.
BACA JUGA:Gibran Kawal MBG Bebas Korupsi