Sumsel Optimalkan Program Bedah Rumah
Cik Ujang, Wagub Sumsel. foto: antara--
KORANPALPOS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melibatkan perusahaan swasta dan pemerintah di provinsi setempat, untuk mengoptimalkan program bedah rumah membantu perbaikan rumah masyarakat miskin agar layak huni.
Program bedah rumah yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir bisa semakin luas sasarannya jika didukung banyak perusahaan dan pihak lainnya, kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang.
Dia menjelaskan program bedah rumah perlu lebih digalakkan sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Untuk menggalakkan program bedah rumah, selain mengupayakan peningkatan dana APBD, pihaknya berupaya menghimpun dukungan dana dari berbagai pihak.
BACA JUGA:Pemkot Palembang Teken Kerja Sama Donor Darah, 105 Pegawai Turut Berpartisipasi
BACA JUGA:Beri Sanksi Dua Warga Buang Sampah
"Banyak pihak yang memiliki dana namun perlu diarahkan untuk membantu masyarakat seperti program bedah rumah," ujar Wagub Cik Ujang.
Sementara sebelumnya pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Palembang, mendukung program pemerintah melakukan perbaikan atau bedah rumah warga miskin.
Ketua Baznas Palembang Ridwan Nawawi mengatakan program bedah rumah yang telah berjalan dengan baik selama ini perlu dilanjutkan dengan sasaran warga miskin yang lebih banyak.
Untuk mendukung program Pemkot Palembang melakukan bedah rumah, pada 2026 ini kembali dialokasikan dana yang dihimpun dari zakat aparatur sipil negara dan umum untuk membantu masyarakat miskin memperbaiki rumahnya.
BACA JUGA:Cik Ujang Harapan Jamaah Haji Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
BACA JUGA:Pemkot dan BI Gagas Zona KHAS Ramah Muslim
"Kami mengalokasikan dana ratusan juta rupiah yang dihimpun dari zakat PNS/ASN dan masyarakat umum untuk membeli bahan bangunan program bedah rumah," jelasnya.
Untuk mendukung program bedah rumah, dengan sasaran yang lebih luas, pihaknya berupaya menghimpun dana zakat dari masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkot Palembang yang lebih banyak.