AS Bidik Sejarah di Piala Dunia 2026
Pelatih timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino (kanan). -Foto: ig@pochettino-
USA - Timnas Amerika Serikat menatap Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi saat kembali berstatus sebagai tuan rumah.
Bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat akan menjadi penyelenggara turnamen sepak bola terbesar di dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara.
Edisi 2026 menjadi penampilan ke-12 bagi The Stars & Stripes di ajang Piala Dunia. Selain itu, ini juga menjadi kesempatan kedua mereka menggelar turnamen tersebut setelah sukses menjadi tuan rumah pada 1994.
BACA JUGA:Apriyani/Lanny dan Marwan/Aisyah Langsung Tersingkir
BACA JUGA:Ambisi Prancis Buru Gelar Dunia Ketiga
Bermain di depan pendukung sendiri membuat ambisi Amerika Serikat semakin besar. Setelah hanya mampu mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2022, mereka kini menargetkan pencapaian yang lebih tinggi.
Bahkan, skuad asuhan Mauricio Pochettino bertekad melampaui prestasi terbaik sepanjang sejarah mereka, yakni finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 1930 di Uruguay.
Pada fase grup, Amerika Serikat tergabung di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki. Mereka akan membuka perjalanan dengan menghadapi Paraguay pada 13 Juni, lalu bertemu Australia pada 20 Juni, sebelum menantang Turki pada 26 Juni.
BACA JUGA:Luka Modric Pimpin Kroasia di Piala Dunia Terakhir
BACA JUGA:Hannan Antusias Gabung Skuad Garuda
Menjelang turnamen, performa tim menunjukkan tren positif. Amerika Serikat baru saja meraih kemenangan 3-2 atas Senegal dalam laga uji coba berkat gol penentu dari Folarin Balogun. Mereka juga dijadwalkan menghadapi Jerman dalam laga pemanasan terakhir.
Harapan besar akan bertumpu pada kapten tim Christian Pulisic. Bintang AC Milan itu telah mengoleksi 85 penampilan internasional dengan catatan 33 gol dan 22 assist.
Bersama Weston McKennie, Chris Richards, dan Tyler Adams, Pulisic diharapkan mampu membawa Amerika Serikat menorehkan sejarah baru di hadapan publik sendiri pada Piala Dunia 2026. (ant)