Prabowo Rombak Jajaran Petinggi BGN

Mensesneg Prasetyo Hadi (tengah) menggelar jumpa pers mengumumkan pencopotan kepala BGN, Selasa (2/6). Foto : ANTARA --

Terkait jadwal pelantikan para pejabat baru, Prasetyo Hadi menjelaskan waktu pastinya akan segera diumumkan.

"Yang pasti dengan ditetapkan, pengangkatan, pejabat yang baru sudah dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagaimana mestinya," kata Prasetyo Hadi.

Evaluasi Presiden

Dalam sesi jumpa pers yang sama, Prasetyo Hadi turut menjelaskan temuan dan catatan yang menjadi bahan evaluasi Presiden Prabowo sehingga memutuskan untuk mencopot Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya.

Pras, sapaan populer Prasetyo, menekankan setidaknya ada dua hal yang menjadi sorotan Presiden Prabowo, yaitu terkait dengan standar prosedur operasional (SOP) dan kedisiplinan.

"Tentunya, selama 1,5 tahun (Bapak Presiden, red.) melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan ANTARA.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," sambung Pras.

BACA JUGA:Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sementara itu, terkait dengan dugaan adanya praktik jual beli titik dapur MBG dan SPPG, Prasetyo menekankan seluruhnya masih dalam pemeriksaan dan audit internal.

"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari -- sekali lagi, kami sampaikan -- bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kami lakukan, karena kami menghendaki Badan Gizi Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya," kata Pras menjawab pertanyaan wartawan.

MBG terus jalan

Dengan proses evaluasi yang terus berjalan seiring dengan pergantian tiga petinggi BGN, Prasetyo Hadi menekankan seluruh program BGN, utamanya makan bergizi gratis (MBG), terus berjalan.

"Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing," kata Prasetyo Hadi kepada seluruh pegawai BGN.

Pergantian kepemimpinan BGN itu, Pras menekankan, tidak akan mengganggu komitmen pemerintah dalam meneruskan program MBG.

BACA JUGA:Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan