Pasca Libur Idul Adha, Layanan Tarik Tunai ATM BNI Dikeluhkan Nasabah

Salah satu gerai ATM BNI di Jalan A Yani yang dikeluhkan warga. -Foto : Maryati-

LUBUKLINGGAU, KORANPALPOS.COM - Sejumlah nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) mengeluhkan layanan tarik tunai di beberapa mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) BNI yang mengalami gangguan pasca libur Hari Raya Idul Adha. Keluhan tersebut muncul setelah beberapa mesin ATM tidak dapat melayani transaksi penarikan uang tunai sehingga menyulitkan masyarakat yang membutuhkan uang tunai untuk berbagai keperluan.

Salah satu ATM yang dikeluhkan berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Lubuklinggau Utara. Selain itu ATM BNI di Jalan Yos Sudarso (area RSIA Dwi Sari), Kecamatan Lubuklinggau Timur juga tidak bisa melakukan transaksi. Sejumlah nasabah mengaku kecewa karena mesin ATM tersebut tidak menyediakan dana tunai atau tidak dapat digunakan untuk melakukan transaksi penarikan uang.

Akibat kondisi tersebut, beberapa nasabah terpaksa mencari ATM lain yang masih beroperasi normal. Banyak di antaranya harus menuju kantor BNI di kawasan Jalan Yos Sudarso untuk melakukan penarikan tunai.

BACA JUGA:Jakor Desak Polda Sumsel Selidiki Kepatuhan Perusahaan Tambang di OKU Timur

BACA JUGA:Kesadaran Warga Prabumulih Terhadap Program KB Meningkat, Peserta Baru Tembus 21.589 Akseptor

"Sudah datang ke ATM di Jalan Ahmad Yani, ternyata tidak bisa tarik tunai. Akhirnya harus ke ATM lain yang jaraknya cukup jauh," keluh salah seorang nasabah, Senin 1 Juni 2026.

Tidak hanya nasabah BNI, sejumlah pengendara yang singgah untuk melakukan transaksi juga tampak kecewa karena tidak dapat mengakses layanan yang dibutuhkan. Beberapa di antaranya terlihat mencoba berulang kali melakukan transaksi sebelum akhirnya meninggalkan lokasi untuk mencari ATM lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Palembang Pos, gangguan layanan ATM maupun kondisi ATM kehabisan uang tunai memang dapat menyebabkan transaksi tarik tunai tidak dapat dilakukan. Dalam sejumlah kasus, penyebabnya bisa terjadi karena keterbatasan ketersediaan uang tunai di dalam mesin ATM, maupun gangguan sistem dan jaringan. 

BACA JUGA:Pemkab Muba Siap Tertibkan HGU dan Amdal Perusahaan, Bakal Bentuk Tim Khusus

BACA JUGA:Bupati Ajak Elemen Masyarakat Perkokoh Persatuan dan Kawal Pembangunan

Seorang nasabah Lia warga Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Lubuklinggau Utara, mengharapkan agar pihak perbankan dapat memastikan ketersediaan uang tunai dan stabilitas layanan ATM, terutama setelah periode libur panjang ketika kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan cenderung meningkat.

"Beberapa transkasi mungkin bisa dilakukan melalui E-Bangking atau transaksi digital, namun tetap saja uang tunai dibutuhkan untuk beberapa keperluan, apa lagi di Lubuklinggau tidak transaksi bisa dilakukan secara online, belanja di pasar tradisional tetap butuh uang tunai beli jajan di pinggir jalan masih membutuhkan uang tunia tidak semua pelaku UMKM melayani transaksi digital," kata Lia dengan nada kesal.

Senada dikatakan nasabah lainnya, agar pihak perbankan menyediakan informasi yang lebih cepat terkait kondisi ATM yang sedang mengalami gangguan sehingga masyarakat dapat langsung mencari alternatif lokasi transaksi tanpa harus membuang waktu dan biaya perjalanan.

BACA JUGA:Hari Lahir Pancasila, Kapolres Prabumulih Ajak Personel Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Tugas

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan