Orang Tua Diajak Pahami Pengasuhan Digital Anak
Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia Bernie Moestafa menyatakan program Smart Digital Parenting bertujuan memberikan literasi ratusan orang tua untuk memahami pengasuhan digital yang tepat. -Foto: ANTARA-
KORANPALPOS.COM - Platform digital, Meta, melanjutkan semangat PP Tunas dalam melindungi anak Indonesia di ruang digital dengan menghadirkan program bernama Smart Digital Parenting bertujuan memberikan literasi ratusan orang tua untuk memahami pengasuhan digital yang tepat.
Program ini diwujudkan melalui kolaborasi Meta dengan organisasi masyarakat ECPAT Indonesia dan bakal mengajak para orang tua mendapatkan pengetahuan dan mengenal alat praktis mendampingi anak mereka saat berselancar di ruang digital dan menciptakan kebiasaan digital aman serta sehat.
"Kami bangga dan senang bisa melanjutkan kemitraan dengan ECPAT Indonesia dengan meluncurkan rangkaian pelatihan Smart Digital Parenting secara nasional untuk membekali lebih banyak keluarga dengan panduan praktis dan kebiasaan digital yang sehat," kata Kepala Kebijakan
BACA JUGA:Walisongo Halal Centre dan BI Jawa Tengah Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha 2026
BACA JUGA:Nah Lho ! Bareskrim Polri Selidiki Penyebab Blackout Massal di Sumatera
Publik Meta di Indonesia Bernie Moestafa.
Acara ini disiapkan dapat diikuti oleh ribuan orang tua di empat kota yang ada di Indonesia yaitu di Denpasar, Yogyakarta, Batam, dan Kupang dalam periode Juni hingga Oktober 2026.
Program ini akan berkelanjutan dengan pembentukan komunitas orang tua bernama Parent Champions, komunitas yang bakal didampingi ECPAT Indonesia untuk menyebarkan kesadaran pada lebih banyak orang tua mengenai pengasuhan digital yang aman dan sehat.
BACA JUGA:Narkoba Kepung Sumatera Selatan, Polda Ungkap 29 Kasus dan Tangkap 49 Tersangka
BACA JUGA:Viral Daftar Mobil Tak Boleh Pakai Pertalite, Pertamina Pastikan Hoaks
Tidak hanya menggandeng ECPAT Indonesia, Meta juga melibatkan pemerintah di masing-masing daerah untuk menyukseskan inisiatif literasi digital pada orang tua ini.
Dengan demikian program ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam menghadirkan perlindungan digital yang ramah dan aman bagi anak.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar mengapresiasi adanya program ini sebagai keberlanjutan komitmen Meta sebagai platform digital dalam melindungi generasi penerus bangsa di ruang digital.
BACA JUGA:SPMB Ramah 2026 Diperketat, Kemendikdasmen Kunci Kuota Dapodik untuk Cegah Jual Beli Kursi Sekolah