Diskominfo OKI Gandeng UIGM Percepat Pemerintahan Digital
Kadiskominfo OKI Adi Yanto foto bersama perwakilan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM). -Foto: ANTARA-
KORANPALPOS.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (Diskominfo OKI) menggandeng dengan Universitas Indo Global Mandiri guna memperkuat implementasi pemerintahan digital di daerah itu.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo OKI Adi Yanto dalam keterangan pers tertulis yang diterima di Palembang, mengatakan kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan publik berbasis teknologi informasi, penguatan keamanan siber, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), pengembangan sumber daya manusia digital, hingga penerapan internet of things (IoT).
Transformasi digital menjadi kebutuhan utama pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
BACA JUGA:Lepas Jamaah Calon Haji Ogan Ilir, Wabub Ardani: Ingatkan Jaga Kesehatan di Tanah Suci
BACA JUGA:Mutasi Jabatan di Lingkungan Polres OKI, Dua PJU dan Satu Kapolsek Berganti!
“Layanan publik digital merupakan bagian dari program prioritas daerah sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati OKI,” katanya.
Ia menjelaskan, pengembangan pemerintahan digital di OKI tidak hanya berfokus pada pembangunan aplikasi, tetapi juga integrasi layanan, tata kelola data, keamanan sistem, serta peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga tengah berupaya meningkatkan capaian Indeks Pemerintahan Digital Indonesia (Pemdi) sebagai indikator nasional transformasi digital birokrasi.
BACA JUGA:Bupati Instruksikan Kades Tegakkan Larangan Bakar Lahan
BACA JUGA:Pemkab-DPRD Muba Kompak Perjuangkan Legalisasi Penyulingan Minyak Tradisional
“Pemerintahan digital harus mampu menghadirkan layanan yang cepat, terintegrasi, aman, dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi diperlukan untuk memperkuat dukungan akademik dan teknis dalam proses transformasi digital tersebut.
“Sinergi pemerintah daerah dengan civitas akademika dan para ahli teknologi menjadi salah satu kunci mewujudkan OKI Smart City,” kata Adi.