Harga Emas dan BBM Jadi Pemicu Utama Inflasi Muara Enim
Harga Emas dan BBM Jadi Pemicu Utama Inflasi Muara Enim-foto:dokumen palpos-
MUARA ENIM,KORANPALPOS.COM - Harga emas dan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi penyumbang terbesar dalam mempengaruhi inflasi di Kabupaten Muara Enim.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Muara Enim Andi Hartono, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Senin 27 April 2026.
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh pemerintah daerah se-Indonesia.
BACA JUGA:Modus Paman Setubuhi dan Bawa Kabur Ponakan di Ogan Ilir ke Batam: dikasih Uang dan HP
Pemerintah Kabupaten Muara Enim diwakili oleh Andi Hartono bersama unsur Forkopimda serta sejumlah dinas dan instansi terkait.
Andi menjelaskan, terdapat 11 kelompok pengeluaran yang mempengaruhi inflasi di daerah, dengan kontribusi tertinggi berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.
"Untuk komoditas yang paling berpengaruh, salah satunya adalah harga emas yang masuk dalam kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Pada Maret 2026, harga emas mengalami fluktuasi, di mana harga tertinggi terjadi pada minggu pertama, sementara harga terendah berada di minggu terakhir," jelasnya.
BACA JUGA:Polres OKU Timur Salurkan 417 Paket Bantuan Sosial Kepada Masyarakat
BACA JUGA:Sambut BPKP, Muba Siap Tancap Gas Perbaiki Kualitas Perencanaan dan Anggaran 2026
Selain itu, lanjut Andi, penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 Maret 2026 juga turut memberikan andil terhadap inflasi di Kabupaten Muara Enim.
Meski demikian, Andi memastikan bahwa harga bahan pangan relatif masih stabil.
"Walaupun ada kenaikan pada beberapa komoditas, namun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga belum memberikan tekanan signifikan,"jelasnya.