Krisis Timur Tengah, RI Tetap Terkendali dari Negara Lain
Ilustrasi Krisis Iran.-Foto: Antara-
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi Indonesia saat ini masih relatif stabil di tengah gejolak krisis yang melanda kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, sebagai respons atas meningkatnya tekanan global, terutama di sektor energi.
Dalam arahannya, Prabowo menilai lonjakan harga energi dunia yang dipicu konflik di Timur Tengah memang berdampak pada banyak negara.
BACA JUGA:Haji 2026 Dipastikan Aman Tanpa Dampak Konflik
BACA JUGA:Prabowo Waspadai Krisis Pangan Energi Air Global
Namun, Indonesia dinilai berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan sejumlah negara lain.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah untuk tetap optimistis, sekaligus menjaga kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.
Menurut Presiden, hasil evaluasi yang dilakukan berdasarkan laporan para menteri menunjukkan kondisi domestik masih cukup terkendali.
BACA JUGA:Sumsel Siap Sambut Kunjungan Menko Polkam April 2026
BACA JUGA:Wacana Pemotongan Gaji Menteri Belum Dibahas, Keputusan Tunggu Presiden Prabowo
Meski tantangan ekonomi global tidak dapat dihindari, Indonesia disebut memiliki ketahanan yang memadai untuk menghadapi tekanan tersebut.
Stabilitas ini dinilai menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Prabowo juga menekankan bahwa krisis global harus dijadikan momentum untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Ia mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan.