Wali Kota Prabumulih Tinjau Kebakaran Makam Puyang Gunung Ibul, Pastikan Segera Dibangun Kembali

kebakaran makam Prabumulih, pembangunan makam keramat, situs sejarah Sumsel, warga jaga makam, nilai budaya Prabumulih,-foto:dokumen palpos-

PRABUMULIH,KORANPALPOS.COM - Peristiwa kebakaran yang melanda makam keramat Puyang Ratu Pase atau yang lebih dikenal dengan sebutan Puyang Gunung Ibul di Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Prabumulih.

Insiden kebakaran tersebut terjadi pada Minggu malam, 5 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

Kobaran api yang melahap area makam keramat tersebut tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi masyarakat yang selama ini memandang lokasi tersebut sebagai salah satu situs bersejarah dan spiritual di Kota Prabumulih.

BACA JUGA:Bea Cukai Palembang Perkuat Sinergi dengan Pemkot Prabumulih, Tekan Peredaran Rokok Ilegal

BACA JUGA:Berangau Park Raih Predikat RBRA Utama 2026 Bukti Komitmen Muara Enim Ramah Anak

Sebagai bentuk respons cepat, Wali Kota Prabumulih, H Arlan, turun langsung meninjau kondisi lokasi pascakebakaran pada Selasa, 7 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Sekretaris Daerah H Elman ST MM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Effriyadi SPsi, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Prabumulih Timur.

Di sela-sela peninjauan, H Arlan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk segera melakukan pembangunan kembali makam keramat tersebut.

BACA JUGA:Desa Patra Tani Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

BACA JUGA:Transformasi Digital Desa Bawa OKI Juarai TP2DD Award 2026

Ia menyebut bahwa keberadaan makam Puyang Ratu Pase memiliki nilai penting yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sarat akan makna budaya, sejarah, dan spiritual bagi masyarakat setempat.

“Segera kita perbaiki seperti semula. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi ada nilai sejarah dan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujar H Arlan di hadapan awak media.

Menurutnya, situs Puyang Gunung Ibul telah lama menjadi bagian dari identitas masyarakat Prabumulih.

BACA JUGA:4 Sekolah di OKU Selatan Rusak Diterjang Puting Beliung, BPBD Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan