4 Sekolah di OKU Selatan Rusak Diterjang Puting Beliung, BPBD Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Salah satu sekolah yang rusak diterjang puting beliung di Kabupaten OKU Selatan.-Foto: ANTARA-

KORANPALPOS.COM - Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), diterjang angin puting beliung hingga mengalami kerusakan pada bagian atapnya, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Heri Pramono saat dihubungi dari Baturaja, Minggu, mengatakan  curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (04/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum di wilayah setempat.

Bencana alam juga menyebabkan genangan air di Jalan Pemkab OKU Selatan serta material pohon tumbang di jalan antar desa hingga sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat.

BACA JUGA:UNSRI dan Kemenkes Resmi Aktifkan Kembali PPDS Ilmu Kesehatan Mata di RSMH Palembang

BACA JUGA:‎Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Pilkada 2024 KPU OKUT Dipastikan Berlanjut ‎

Adapun empat sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan ringan meliputi PAUD Bunga Bangsa, TK Pembina Simpang Agung, SD Negeri 2 Simpang Agung dan SD Negeri 7 Sinar Mulyo, serta puluhan lapak pedagang di Pasar Simpang.

"Rata-rata fasilitas umum ini mengalami kerusakan pada bagian atap akibat puting beliung," katanya.

Selain itu, kata dia, puting beliung juga menyebabkan pohon tumbang di enam titik jalan utama antar desa meliputi Desa Simpangan, Bungin Campang, Simpang Agung, Sinar Mulyo, Pelangki, dan Desa Mehanggin.

BACA JUGA:Bupati OKU Resmi Buka MTQ XXXII, 268 Kafilah Siap Berlaga

BACA JUGA:Dinkes OKU Tangani Sembilan Kasus DBD hingga Maret 2026

Terkait musibah tersebut, pihaknya menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk membersihkan puing-puing atap bangunan yang ditiup puting beliung agar fasilitas umum yang mengalami kerusakan dapat segera difungsikan kembali.

BPBD OKU Selatan juga menyebar personel untuk mengevakuasi pohon tumbang di enam titik lokasi agar arus lalu lintas kendaraan kembali normal.

"Saat ini proses pembersihan atap sekolah dan pohon tumbang sudah rampung. Aktivitas masyarakat kini kembali normal seperti semula," ujar dia.

BACA JUGA:Perketat Pencegahan Narkoba, BNNK OKI Tes Urine Massal di Lapas Kayuagung

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan