Debit Sungai Ogan di Level Waspada
Debit Sungai Ogan di Kabupaten OKU, Sumsel meningkat pada Minggu (29/3).-foto:Istimewa-
BATURAJA,KORANPALPOS.COM - Debit Sungai Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berada dilevel waspada yang berpotensi menimbulkan dampak bencana banjir sehingga harus diwaspadai bersama.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, Senin (30/3) mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan alat pendeteksi banjir yaitu Level Gauge terjadi peningkatan debit sungai di beberapa kecamatan di wilayah setempat.
Level Gauge pada Minggu (29/3) sekitar pukul 08.30 WIB mendeteksi debit Sungai Ogan wilayah Kecamatan Pengandonan naik mencapai 134,78 centimeter.
BACA JUGA:Langkah Sigap Lapas Sekayu: 25 Warga Binaan Jalani Skrining HIV dan TBC untuk Cegah Penularan
BACA JUGA:Strategi Pam Arus Balik, Polda Sumsel Terapkan Delay System Kendaraan Berat di Jalur Lintas Timur
Kemudian aliran sungai wilayah Kecamatan Ulu Ogan mencapai 155,94 Cm dan Kecamatan Lengkiti naik 19,67 Cm.
"Hingga sore tadi debit sungai sudah berangsur surut, namun tidak menutup kemungkinan akan meningkat lagi jika turun hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama," katanya.
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada menghadapi potensi bencana alam supaya tidak menimbulkan korban jiwa.
BACA JUGA:Bus Angkut 28 Penumpang Terguling di Tepian Danau Ranau OKU Selatan, Tiga Korban Luka Berat
BACA JUGA:Strategi Pam Arus Balik, Polda Sumsel Terapkan Delay System Kendaraan Berat di Jalur Lintas Timur
"Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten OKU pada Mei 2024 silam harus dijadikan pelajaran agar kita selalu waspada guna mengantisipasi korban jiwa," tegasnya.
BPBD OKU sebelumnya telah memperpanjang status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.
Dalam penetapan status pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
"Masyarakat juga saat ini dapat memantau prakiraan cuaca harian hingga level desa/kelurahan dan pembaruan terkini secara mandiri melalui website https://cuaca.bmkg.go.id/ dan aplikasi InfoBMKG," ujar dia.