Fatimah Binti Khattab, Jalan Hidayah Umar
Kisah Fatimah binti Al-Khattab yang membuka jalan iman sang kakak Umar bin al-Khattab-Foto: Istimewa-
KORANPALPOS.COM - Tentu kita semua mengenal Umar bin al-Khattab. Sosok penting dalam sejarah Islam. Sahabat pemberani yang dikenal tegas, bahkan keras.
Ia juga orang yang istimewa karena mendapatkan hidayah Islam melalui jalur doa Nabi.
Namun jalan Umar menuju Islam tidak dimulai dari pertemuan langsung dengan Rasulullah. Jalan itu justru melewati rumah sederhana milik adik perempuannya sendiri: Fatimah binti al-Khattab.
Pada masa awal dakwah Islam di Mekkah, Umar dikenal sebagai salah satu penentang paling keras. Ia berasal dari keluarga terpandang Quraisy, memiliki watak kuat, dan sangat menjaga tradisi kaumnya.
BACA JUGA:Menjemput Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Bagi Umar, ajaran yang dibawa Nabi Muhammad dianggap mengganggu tatanan yang selama ini dijaga oleh masyarakat Mekkah.
Karena itu ia sering berdiri di barisan depan orang-orang yang menentang dakwah Rasulullah.
Sementara itu, tanpa banyak diketahui orang, sebagian kecil penduduk Mekkah mulai menerima ajaran Islam secara diam-diam.
Di antara mereka adalah Fatimah binti al-Khattab dan suaminya, Sa'id bin Zayd. Keduanya termasuk orang yang menerima Islam pada masa-masa awal.
Tidak banyak kisah dramatis tentang bagaimana mereka pertama kali memeluk Islam.
BACA JUGA:Khatam Al-Qur’an di Ramadan Disunnahkan, Bukan Wajib
BACA JUGA:Jangan Berharap Kebaikan Jika Menjauhi Ramadan
Sumber-sumber sejarah hanya menunjukkan bahwa mereka menerima ajaran Nabi dengan relatif mulus dan kemudian menjalani keimanan itu secara tenang, meski berada dalam lingkungan yang keras menentangnya.
Suatu hari kabar sampai kepada Umar bahwa adiknya sendiri telah mengikuti agama yang dibawa Muhammad.