Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Budaya K3, Targetkan Zero Fatality dan Zero LTI
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita-foto:dokumen palpos-
KORANPALPOS.COM - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan komitmennya dalam membangun dan memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini perusahaan.
Perusahaan jasa pengeboran migas tersebut secara tegas menargetkan pencapaian Zero Fatality dan Zero Lost Time Injury (LTI) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan bisnis.
Penegasan itu disampaikan langsung Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, saat menjadi narasumber dalam penutupan Bulan K3 di IDSurvey yang digelar di Jakarta, baru-baru ini.
BACA JUGA:Komisi XI Dorong Masyarakat Sukseskan MBG dan Kopdes
BACA JUGA:Kementerian PKP Pastikan 2.200 Rumah Bantuan Presiden di Papua Pegunungan Dibangun Tahun 2026
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Arfiansyah Noor.
Momentum penutupan Bulan K3 Nasional ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen perusahaan-perusahaan nasional dalam menerapkan standar keselamatan kerja yang optimal, khususnya di sektor industri berisiko tinggi seperti minyak dan gas (migas) serta pengeboran.
Dalam paparannya, Avep Disasmita menegaskan bahwa penguatan budaya K3 bukan sekadar kewajiban regulasi yang harus dipenuhi oleh perusahaan.
BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf dan Tegaskan Zakat Tetap Wajib
BACA JUGA:Wapres Gibran Hadiri Puncak Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng
Lebih dari itu, penerapan K3 merupakan bagian integral dari strategi bisnis dan kinerja perusahaan, terutama di industri pengeboran migas yang memiliki tingkat risiko operasional sangat tinggi.
“Bulan K3 Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan. K3 harus terintegrasi dengan strategi bisnis dan menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Avep.
Menurutnya, keberhasilan implementasi budaya K3 sangat ditentukan oleh peran pimpinan perusahaan.
BACA JUGA:Hotman Paris Dampingi Keluarga ABK Saat RDPU di DPR