PLN Berhasil Manfaatkan dan Optimalkan FABA PLTU

Pemanfaatan Fly Ash Boyyom Ash (FABA). Nampak petugas PLN merapikan abubsisa pembakaran batu bara sisa pembangkit Listrik Tenaga Uap.-Foto: Ist-

JAKARTA – PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA). Merupakan abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Secara berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG).

Sepanjang 2025, PLN Group berhasil memanfaatkan hingga 3,44 juta ton FABA atau 103,46% dari total produksi FABA tahun 2025.  

BACA JUGA:Pastikan Keandalan Infrastruktur Ketenagalistrikan Sistem Interkoneksi Sumatera–Bangka

BACA JUGA:Walikota Palembang Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pemanfaatan FABA bukan hanya solusi pengelolaan residu pembakaran batu bara.

Tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Kini, produk-produk pengolahan FABA PLN yang semakin beragam. Telah dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai sektor dan masyarakat sekitar pembangkit listrik.

BACA JUGA:1 Tahun Kepemimpinan Toha- Rohman, Kabupaten Muba Catat Deretan Prestasi

BACA JUGA:Satu Tahun Kepemimpinan H Arlan–Franky Nasril, Visi dan Perubahan Dirasakan Masyarakat

“PLN memandang FABA sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah. Pemanfaatannya tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, namun juga mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Darmawan.

Darmawan melanjutkan, dibanding tahun sebelumnya, di tahun 2025 pemanfaatan FABA juga mengalami peningkatan. Dibanding tahun 2024 pemanfaatannya naik 2,44% year on year (yoy) dari sebelumnya 3,40 juta ton.

Bukan hanya itu, sejak 2023, pemanfaatan FABA tercatat telah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Fokuskan Ketahanan Pangan, GPIPS Jadi Strategi Baru Jaga Inflasi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan