Ramadan sebagai Ujian Integritas dan Transformasi Moral

Ahmad Saleh SH-Foto : Istimewa-

Yang membedakan adalah jejaknya dalam karakter kita. Jika ia hanya meninggalkan kenangan kuliner dan seremoni, maka kita kehilangan esensinya.

Namun jika ia meninggalkan keberanian untuk jujur, komitmen untuk adil, dan semangat untuk peduli, maka Ramadan benar-benar menjadi mutiara—berkilau bukan hanya di bulan suci, tetapi sepanjang kehidupan.

Di situlah kualitas puasa diuji: bukan pada seberapa lapar kita bertahan, tetapi pada seberapa dalam kita berubah. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan