BPBD OKU Ingatkan Warga di DAS Ogan Waspada Banjir Bandang
Personel BPBD OKU memantau debit Sungai Ogan sebagai upaya penanggulangan banjir sedini mungkin.-foto:Eko Palpos-
BATURAJA,KORANPALPOS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan untuk mewaspadai potensi banjir bandang agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, Selasa (17/2) mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dini dari BMKG merilis bahwa kondisi hujan yang terjadi di wilayah setempat sejak beberapa hari terakhir disebabkan adanya daerah belokan angin dan daerah konvergensi yang terpantau berada di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Kondisi ini menyebabkan daerah Sumatera Selatan, terutama wilayah Kabupaten OKU mendapatkan pasokan massa udara yang signifikan sebagai pembentukan awan hujan.
BACA JUGA:Detik-Detik Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Ambruk, PUPR Ogan Ilir: Harus Dibangun Permanen
BACA JUGA:Hujan Sedang Berpotensi Guyur Banyuasin, OKI, hingga Palembang
Jika melihat procast iklim yang dirilis BMKG tersebut bahwa Kabupaten OKU berpotensi terjadi curah hujan yang sangat tinggi di bagian barat yang dikhawatirkan menimbulkan banjir bandang.
"Sama seperti curah hujan yang terjadi pada Mei 2024 yang menyebabkan terjadinya banjir bandang akibat luapan Sungai Ogan," katanya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten OKU, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorology type basah untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.
BACA JUGA:Pengurus KONI OKU Periode 2026 - 2030 Dilantik
BACA JUGA:Sinergi Tertibkan Hiburan Malam Jelang Ramadan
Seluruh stakeholder terkait pun diminta untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi bencana yang tepat baik mitigasi struktural maupun non struktural.
BPBD OKU sendiri terus memantau debit Sungai Ogan melalui alat Automatic Water Level Recorder (AWLR) agar jika terjadi peningkatan segera diteruskan kepada masyarakat untuk diwaspadai bersama.
"Alhamdulillah sejauh ini debit Sungai Ogan masih terpantau aman. Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, namun harus tetap waspada," ujarnya.