Update ! Kurs Rupiah 16 Februari 2026: Menguat Tipis ke Rp16.831 per Dolar AS

Rupiah menguat tipis ke Rp16.831 per dolar AS di awal perdagangan, Senin (16/02)-Foto : dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM - Nilai tukar rupiah membuka perdagangan awal pekan dengan penguatan tipis.

Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, rupiah naik 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp16.831 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.836 per dolar AS.

Penguatan ini terjadi di tengah sentimen global yang cenderung positif bagi mata uang negara berkembang, menyusul rilis data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 16 Februari 2026 : Turun Rp14.000 Menjadi Rp2,94 Juta per Gram !

BACA JUGA:Isu Tokopedia Tutup Mencuat, BPKN Tegaskan Hak Konsumen Layanan Berlangganan

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman, menyampaikan bahwa pelemahan dolar AS menjadi katalis utama penguatan rupiah pada awal perdagangan.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan,” ujarnya. 

Berdasarkan data terbaru, inflasi Amerika Serikat tercatat naik 0,2 persen secara bulanan (month to month/MoM).

BACA JUGA:Lebih Untung Ternak Ayam Petelur dari DOC atau Pullet? Simak Perbandingan Lengkap Sebelum Mulai Usaha

BACA JUGA:Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale 2026 Hadirkan Diskon Fantastis, Serba Rp10 Ribu hingga Voucher Rp1 Juta

Angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar yang memproyeksikan kenaikan sebesar 0,3 persen.

Secara tahunan (year on year/YoY), inflasi AS juga menunjukkan tren penurunan, dari sebelumnya 2,7 persen menjadi 2,4 persen.

Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan estimasi konsensus yang memperkirakan inflasi berada di level 2,5 persen.

BACA JUGA:Ide Bisnis Beternak 100 Ekor Ayam Petelur, Simak Modal Awal dan Keuntungannya!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan