Harga Emas Antam Hari Ini, 16 Februari 2026 : Turun Rp14.000 Menjadi Rp2,94 Juta per Gram !
Harga emas batangan Antam hari ini turun Rp14.000 per gram,Senin (15/02/2026)-Foto : dokumen palpos-
KORANPALPOS.COM - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan awal pekan ini.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia di Jakarta, Senin (16/2) pukul 09.00 WIB, harga emas tercatat turun Rp14.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.954.000 menjadi Rp2.940.000 per gram.
Penurunan ini turut diikuti oleh harga beli kembali (buyback) emas batangan Antam. Kini, harga buyback berada di level Rp2.728.000 per gram.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 14 Februari 2026: Naik Rp50 Ribu Menjadi Rp2,954 Juta per Gram !
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 13 Februari 2026: Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta per Gram !
Dengan demikian, investor yang ingin melepas kepemilikan emasnya pada hari ini akan mengacu pada harga tersebut sebelum dikenakan potongan pajak yang berlaku.
Pergerakan harga emas Antam pada dasarnya sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga emas dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Faktor geopolitik global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta sentimen pasar keuangan juga turut memengaruhi arah harga logam mulia.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 12 Februari 2026: Masih Bertahan di Level Rp2.947.000 per Gram !
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 11 Februari 2026: Turun Rp7.000, Kini Dibanderol Rp2.947.000 per Gram !
Meski mengalami koreksi Rp14.000 hari ini, harga emas Antam masih berada di level tinggi secara historis.
Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bagi sebagian investor, koreksi harga justru menjadi momentum untuk melakukan pembelian secara bertahap (average down), khususnya bagi mereka yang berorientasi investasi jangka panjang.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 10 Februari 2026 : Naik Rp14.000, Tembus Rp2,954 Juta per Gram !