7 Kesalahan Fatal Pemula dalam Usaha Ternak Lele yang Sering Berujung Rugi

Pembudidaya Saat Memberikan Pakan Ikan Lele-Foto: Ist-

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 20 Januari 2026: Naik Tipis Rp2.000, Kini Dibanderol Rp2,705 Juta per Gram !

Lele dikenal memiliki sifat kanibal, terutama pada fase awal pertumbuhan. 

Oleh karena itu, penyortiran menjadi langkah wajib yang sering diabaikan oleh pemula. Penyortiran idealnya dilakukan sekitar tiga minggu setelah penebaran benih.

Jika ditemukan lele yang tumbuh jauh lebih besar dibandingkan yang lain, sebaiknya segera dipisahkan atau dikeluarkan dari kolam. 

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 19 Januari 2026: Naik Tajam Rp40 Ribu, Kini Tembus Rp2,703 Juta per Gram !

BACA JUGA:Emas Antam Hari Ini, 17 Januari 2026: Turun Lagi Rp6.000, Dibanderol Rp2,663 Juta per Gram !

Jika dibiarkan, lele tersebut berpotensi memangsa sesamanya dan menyebabkan kerugian.

7. Kepadatan Tebar yang Berlebihan

Kesalahan terakhir adalah menebar benih terlalu padat. Kolam yang seharusnya hanya menampung 400 ekor, diisi hingga 1.000 ekor. 

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 16 Januari 2026: Turun Rp6.000, Kini Jadi Rp2,669 Juta per Gram !

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 15 Januari 2026: Lanjutkan Tren Naik, Kini Tembus Rp2,675 Juta per Gram !

Kondisi ini membuat air kolam cepat rusak dan ikan lebih rentan terserang penyakit.

Kepadatan tebar yang ideal untuk lele berkisar antara 150 hingga 200 ekor per meter kubik air. 

Dengan kepadatan yang sesuai, pertumbuhan lele akan lebih optimal dan risiko kematian bisa ditekan.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan