7 Kesalahan Fatal Pemula dalam Usaha Ternak Lele yang Sering Berujung Rugi
Pembudidaya Saat Memberikan Pakan Ikan Lele-Foto: Ist-
Kondisi ini dapat merusak pH air dan menyebabkan ikan stres, sakit, bahkan mati, yang ditandai dengan lele menggantung di permukaan atau berkumpul di sudut kolam.
Untuk mencegah hal tersebut, kolam sebaiknya dilengkapi dengan saluran pembuangan air.
Dengan demikian, peternak bisa membuang air kotor yang mengandung amonia secara rutin, terutama pada pagi dan sore hari, sehingga kualitas air tetap terjaga.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 26 Januari 2026: Meroket, Tembus Rp2,917 Juta per Gram !
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 24 Januari 2026: Naik Tipis Rp7.000 Jadi Rp2,887 Juta per Gram !
5. Kesalahan dalam Pemberian Pakan
Pemberian pakan yang tidak tepat juga menjadi kesalahan fatal. Banyak pemula memilih pakan murah dengan kandungan protein rendah, sehingga pertumbuhan lele tidak optimal.
Selain itu, pemberian pakan secara berlebihan menyebabkan sisa pakan mengendap di dasar kolam dan bercampur dengan kotoran ikan, yang akhirnya meningkatkan kadar amonia.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 23 Januari 2026: Melambung Rp90.000, Tembus Rp2,88 Juta per Gram !
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 22 Januari 2026: Turun Rp15.000 Menjadi Rp2,790 Juta per Gram !
Untuk pembesaran lele, pakan dengan kandungan protein minimal 30 persen sangat dianjurkan.
Pemberian pakan harus disesuaikan dengan kebutuhan ikan, tidak boleh berlebihan maupun kekurangan. Kekurangan pakan bisa memicu sifat kanibalisme, sementara kelebihan pakan merusak kualitas air.
6. Tidak Melakukan Penyortiran Lele
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini, 21 Januari 2026: Meroket Rp35.000 Jadi Rp2,772 Juta per Gram !