Gol Mantan Jadi Mimpi Buruk Chelsea, Arsenal ke Final Piala Liga Inggris

Penyerang Arsenal, Kai Havertz (kiri) ketika melewati penjaga gawang Chelsea, Robert Sanchez pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Rabu (4/2/2026) dinihari WIB-Foto: ig @kaihavertz29-

LONDON - Arsenal memastikan satu tempat di partai final Piala Liga Inggris setelah menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal yang digelar di Stadion Emirates, London, Rabu (4/2/2026) dinihari WIB.

Gol dramatis Kai Havertz pada waktu tambahan babak kedua menjadi penentu kemenangan The Gunners sekaligus menutup duel panas sesama tim London tersebut.

Hasil ini membuat Arsenal unggul agregat 4-2 atas Chelsea. Pada leg pertama yang berlangsung di Stamford Bridge, pasukan Meriam London lebih dulu meraih kemenangan 3-2, sehingga hasil imbang sebenarnya sudah cukup bagi Arsenal untuk melangkah ke final.

BACA JUGA:Penyelamatan Krusial Ahmad Habibie Bawa Garuda Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026

BACA JUGA:Hasil Udinese vs AS Roma 0-1: Gol Kontroversial Ekkelenkamp Bawa Udinese Kalahkan AS Roma

Namun, kemenangan di leg kedua menegaskan dominasi mereka atas rival sekota.

Sejak awal laga, Arsenal tampil percaya diri meski tidak tampil terlalu agresif. Peluang pertama tercipta melalui tembakan Piero Hincapie yang masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Chelsea, Roberto Sanchez. 

Chelsea, yang tertinggal secara agregat, mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas permainan dan lebih sering menguasai bola.

BACA JUGA:Hasil Bologna vs AC Milan 0-3: Milan Terus Tekan Inter di Puncak Klasemen Serie A

BACA JUGA:Hasil Albacete vs Barcelona 1-2: Barcelona ke Semifinal Copa del Rey

Meski demikian, rapatnya lini pertahanan Arsenal membuat The Blues kesulitan menciptakan peluang bersih. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata 0-0 tetap bertahan, membuat tekanan semakin besar bagi tim tamu untuk mencetak gol di paruh kedua.

Memasuki babak kedua, Chelsea kembali mengambil inisiatif menyerang. Pasukan asuhan Liam Rosenior tampil lebih agresif dengan mendorong garis pertahanan tinggi demi mengejar gol penyama agregat. 

Beberapa kali Chelsea mencoba membongkar pertahanan Arsenal melalui kombinasi umpan cepat dan pergerakan tanpa bola, namun selalu gagal menembus barisan belakang tuan rumah.

BACA JUGA:Juve Resmi Datangkan Bek Asal Swedia

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan