Hujan Deras Picu Banjir di Prabumulih, Ratusan Rumah di Enam Kelurahan dan Desa Terendam

Salah satu sekolah di Kelurahan Payuputat dikepung banjir. -Foto : Prabu Agustian-

PRABUMULIH, KORANPALPOS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Prabumulih dan sekitarnya dalam sepekan terakhir berdampak serius terhadap kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya sejumlah sungai besar, yakni Sungai Senuling dan Sungai Rambang di wilayah Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), serta Sungai Lematang di wilayah Kecamatan Prabumulih Barat.

Akibat luapan air sungai tersebut, ratusan rumah warga di enam kelurahan dan desa terendam banjir.

BACA JUGA:Kejari OKI Menuju WBBM 2026, Canangkan Zona Integritas!

BACA JUGA:Banjir Jadi Wahana Rekreasi Dadakan

Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Tanjung Rambang, Desa Jungai, Desa Karang Bindu, dan Desa Talang Batu di Kecamatan RKT, serta Desa Tanjung Telang dan Kelurahan Payuputat di Kecamatan Prabumulih Barat.

Ketinggian air banjir yang menggenangi permukiman warga bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai betis orang dewasa.

Diperkirakan ketinggian air berkisar antara 30 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter di beberapa titik yang berada di dataran rendah dan dekat bantaran sungai.

BACA JUGA:Cetak SDM Unggul, Siapkan Beasiswa Pendidikan

BACA JUGA: Sumsel Diselimuti Awan, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir hingga Malam Hari

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Sejumlah warga tidak dapat menjalankan kegiatan sehari-hari seperti bekerja dan berkebun.

Akses jalan penghubung antar desa dan kelurahan pun ikut terendam, sehingga menyulitkan mobilitas warga, termasuk anak-anak yang hendak bersekolah serta masyarakat yang ingin beraktivitas ke pusat kota.

BACA JUGA:Optimalisasi Pajak Alat Berat, UPTB Samsat Prabumulih Intensif Lakukan Penyisiran ke Perusahaan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan