Harga Daging Sapi di OKU Masih Relatif Normal
Kios Daging Sapi Milik Nopri Gunawan yang Saat Ini Masih Menjual Daging Sapi dengan Harga Normal-foto:dokumen palpos-
BATURAJA,KORANPALPOS.COM - Hingga saat ini, harga daging sapi di Pasar Tradisional kota Baturaja masih relatif stabil atau belum mengalami kenaikan.
Harga daging sapi masih dijual berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp140 ribu/kg. Namun segera naik mendekati Puasa Ramadhan 1447 H.
"Kalau untuk saat ini harga daging sapi di kios saya masih dijual diharga Rp130/kg sedang untuk tulang saya jual Rp90 Ribu/kg," ujar Nopri Gunawan pemilik kios daging Sinar Kejayaan Abadi Pasar Baru, Rabu (4/2).
BACA JUGA:Dekranasda Prabumulih Gelar Pelatihan Batik Cap Motif Nanas, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
BACA JUGA:Pengelolaan Pasar Pagi Eks Polsek Disorot, Komisi II Tekankan Legalitas dan Perizinan
Dikatakannya, untuk harga daging di kios miliknya itu, memang sedikit lebih murah dibanding harga daging di kios lainnya. Namun untuk mutu dan kualitas daging sapi miliknya adalah kualitas terbaik.
"Untuk kualitas daging yang kita jual tidak diperlu diragukan lagi karena sebelum dipotong sapinya sudah diperiksa kesehatan dan tidak ada gejala penyakit mulut dan kuku serta Lumpy Skin Disease," terang Nopri.
Mendekati puasa Ramadhan tahun ini, menurut Nopri, harga daging sapi biasanya akan mengalami kenaikan yang dipicu oleh harga sapi potong yang ikut naik karena banyaknya permintaan pasar.
BACA JUGA:Tampil Serba Hitam dan Buas, Italjet Dragster 300 Black Edition 2026 Bikin Skutik Lain Minder
"Biasalah naik sekitar 10 sampai 15 persen, tapi untuk pelanggan tetap tidak kita naikkan harganya, untuk masyarakat umum naik mengikuti harga pasar sapi," ucapnya.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten OKU Lukmanul Hakim melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindagkop OKU Irfan Maradona mengatakan, untuk menyikapi harga daging sapi yang diprediksi naik mendekati bulan puasa nanti, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah jitu, seperti dengan melakukan sidang di lokasi pasar dan kegiatan sembako murah.
"Tentunya dalam rangka menghadapi kenaikan harga tersebut, kita sudah mengadakan rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) OKU dengan mengagendakan kegiatan Sembako (Pangan) Murah di bulan Februari ini, mungkin disekitar tanggal 6 dan 13 Februari, giat itu kita laksanakan," ujar Irfan.
BACA JUGA:Dua Bocah di Lubuklinggau Tewas Tenggelam di Kolam Pembibitan Sawit