Diskusi BoP Gaza Bersama Ormas

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).-Foto: Antara-

BACA JUGA:Lemhannas RI Tegaskan Penguatan Ekonomi dan Hukum Demi Ketahanan Nasional

Usai peluncuran di Davos, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya keikutsertaan Indonesia. "Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ujarnya.

Presiden Prabowo juga menyoroti bantuan kemanusiaan yang terus mengalir ke Gaza dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk ikut berperan.

"Penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang. Bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Indonesia siap ikut serta," tambahnya.

BACA JUGA:MUI Desak Indonesia Mundur dari Dewan Perdamaian

BACA JUGA:Pemerintah Optimistis Hadapi Tekanan Pasar Modal

Menurut Presiden Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian adalah mereka yang memiliki komitmen untuk membantu rakyat Palestina dan mendorong terciptanya perdamaian di Gaza.

"Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, mereka ada di dewan tersebut," jelasnya.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang menandatangani piagam BoP Gaza antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

BACA JUGA:DPR Kecam Serangan Israel di Gaza

BACA JUGA:DPR Dorong Pengaturan Pembajakan dan Etika AI dalam Revisi UU Hak Cipta

Pertemuan hari ini di Istana diharapkan menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk mematangkan strategi dan kontribusinya dalam mendukung perdamaian serta upaya kemanusiaan di Gaza, dengan melibatkan masukan dari ormas-ormas Islam sebagai representasi masyarakat.(ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan