Transaksi QRIS di Sumsel Tembus Rp3,4 Triliun Sepanjang 2025

Penggunaan sistem transaksi QRIS di Provinsi Sumsel. -Foto : ANTARA-

KORANPALPOS.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi menggunakan sistem pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025 menembus Rp3,4 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono di Palembang, mengatakan capaian tersebut meningkat 117,89 persen dibandingkan tahun 2024.

“Selain nilai transaksi, volume transaksi QRIS juga meningkat signifikan sebanyal 198,41 persen dengan total 4,2 juta transaksi,” katanya.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026 Bergulir, Cik Ujang Dorong Nobar Massal di Seluruh Sumsel

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Hadir di Haul Ulama OKU Timur, Dorong Pesantren Cetak SDM Unggul

Ia menjelaskan dari sisi ekosistem, jumlah pemilik kode QRIS atau merchant di Sumsel telah mencapai sekitar 1,1 juta, sementara jumlah pengguna tercatat sebanyak 1,48 juta, melampaui target 2025 yang ditetapkan sebesar 1,42 juta pengguna.

Seiring dengan capaian tersebut, BI memastikan target pengembangan QRIS di Sumsel pada 2026 ditetapkan lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, meskipun hingga kini masih menunggu penetapan resmi dari pemerintah pusat.

“Capaian ini sudah jauh melampaui target 2025, sehingga target tahun 2026 dipastikan akan lebih tinggi,” jelasnya.

BACA JUGA:Perhapi Sumsel Gelar FGD Jalan Angkut Batubara, Gubernur Tegaskan Pentingnya Transisi ke Jalan Khusus

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hadiri Haul Habib Ja’far, Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama dan Akhlak

Selain sistem pembayaran non-tunai, Bambang juga menegaskan kondisi aliran uang rupiah di Sumsel tetap terjaga seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hingga Desember 2025, aliran uang kartal di Sumsel tercatat berada pada posisi net outflow sebesar Rp2,08 triliun. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan