Kue Semprit Jadul Tetap Eksis, Cita Rasa Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu

Kue semprit jadul tetap eksis di tengah tren kuliner modern, menghadirkan cita rasa klasik yang sarat nostalgia dan kehangatan keluarga.-foto:Istimewa-

KULINER,KORANPALPOS.COM - Kue semprit jadul menjadi salah satu kue kering legendaris yang hingga kini masih bertahan di tengah gempuran tren kuliner modern.

Meski banyak bermunculan kue kekinian dengan tampilan unik dan rasa variatif, kue semprit klasik tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia, terutama saat momen hari besar seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Kue semprit dikenal dengan bentuk bunga sederhana, tekstur renyah, serta rasa manis yang lembut.

BACA JUGA:Lezat dan Mengenyangkan, Olahan Beras Ketan Isi Ayam Pedas Ini Bikin Ketagihan

BACA JUGA:Roti Sobek Buat Sendiri, Lebih Hemat dan Higienis: Ini Resepnya!

Kue ini biasanya dihiasi dengan meses cokelat atau selai di bagian tengah, memberikan sentuhan nostalgia yang mengingatkan pada masa kecil dan suasana rumah tempo dulu.

Kue semprit diyakini berasal dari pengaruh kuliner Eropa yang masuk ke Indonesia pada masa kolonial.

Nama “semprit” sendiri merujuk pada teknik pencetakan adonan menggunakan spuit atau cetakan khusus.

BACA JUGA:Cara Buat Roti Manis Lembut Homemade

BACA JUGA:Puding Jasuke Creamy, Manis Gurih yang Pas Dinikmati Kapan Saja

Seiring waktu, resep kue semprit mengalami penyesuaian dengan bahan lokal, menjadikannya salah satu kue tradisional Indonesia yang populer lintas generasi.

Pada era 1980-an hingga 1990-an, kue semprit jadul hampir selalu hadir di toples kaca di ruang tamu. Kue ini menjadi suguhan wajib bagi tamu, terutama saat Hari Raya Idul Fitri.

Hingga kini, tradisi tersebut masih dipertahankan oleh banyak keluarga.

BACA JUGA:Cara Buat Pempek Adaan Khas Palembang !

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan