DNA Setan Merah Telah Kembali!
Selebrasi Pemain Manchester United ketika mengalahkan Manchester City 2-0 di Old Trafford pada Sabtu (17/01/2026).-Foto: X.com/manutd-
INGGRIS - Butuh waktu panjang bagi Manchester United untuk kembali terasa seperti Manchester United.
Tiga belas tahun setelah Sir Alex Ferguson pensiun, sepuluh kali pergantian pelatih, dan enam di antaranya berakhir dengan pemecatan, barulah Setan Merah kembali mempertontonkan permainan yang mengingatkan publik pada era kejayaan 1990-an dan 2000-an.
Musim 2024/2025 menjadi titik nadir. United finis di peringkat 15 Liga Inggris, hanya tiga strip di atas zona degradasi—posisi terburuk sejak 1974.
BACA JUGA:AFC Futsal Asian Cup 2026: Jadwal Indonesia vs Korea Selatan, Kirgistan, dan Irak
BACA JUGA:AC Milan Buka Negosiasi Rekrut Ljubo Puljić, Bek Muda Bayern II
Namun, situasinya kini berbalik drastis. Di pertengahan musim 2025/2026, dengan 15 laga tersisa, Manchester United berada di peringkat empat klasemen dengan 38 poin, menempati zona Liga Champions.
Yang membuatnya terasa lebih manis, posisi itu diraih setelah menumbangkan dua kandidat kuat juara: Manchester City dan Arsenal.
Kemenangan tersebut bukan sekadar soal angka. City datang dengan rekor 13 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi sebelum dipatahkan 2-0 oleh United.
BACA JUGA:Juventus Merangsek ke Lima Besar
BACA JUGA:Gasak Oviedo, Barcelona Kembali ke Puncak
Arsenal pun tumbang 3-2 di Emirates Stadium, kekalahan kandang pertama mereka musim ini, sekaligus kekalahan langka bagi tim asuhan Mikel Arteta saat mampu mencetak dua gol.
Bagi Arsenal, kekalahan itu bahkan terasa historis. Sepanjang era Arteta, mereka hampir tak pernah kalah saat mencetak dua gol, kecuali dua kali—dan keduanya terjadi saat melawan Manchester United.
Yang terbaru, Januari 2026, dengan Michael Carrick berdiri di sisi lapangan sebagai manajer interim.
BACA JUGA:Gol Indah Cunha Bungkam Arsenal