Waspada! Modus Baru Narkoba Lewat 'Vape', Palembang Bakal Bentuk BNNK

Waspada! Modus Baru Narkoba Lewat 'Vape', Palembang Bakal Bentuk BNNK-foto:dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM – Peredaran gelap narkotika di Sumatera Selatan kian mengkhawatirkan dengan munculnya modus-modus baru yang menyasar gaya hidup masyarakat. 

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Brigjen Pol Hissar Siallagan SIK, mengungkapkan adanya ancaman baru berupa narkoba yang disisipkan melalui cairan rokok elektrik atau vape.

Hal ini disampaikan Hissar usai melakukan audiensi dengan Walikota Palembang, H. Ratu Dewa, di Rumah Dinas Walikota pada Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Dorong Masyarakat Galakkan Budi Daya Ikan

BACA JUGA:Dilewati Truck Sawit Jembatan di Desa Ketapang Ogan Ilir Jebol

Hissar memperingatkan masyarakat, khususnya para pengguna vape, untuk tidak sembarangan menerima cairan (liquid) dari orang yang tidak dikenal.

"Ini harus diwaspadai, memang harganya mahal, sekitar Rp4–5 juta. Namun, tetap harus waspada karena bisa saja untuk awalnya diberikan secara gratis sebagai jeratan," tegas Hissar.

Sumatera Selatan saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia. 

BACA JUGA:Personel Nasrani Polres OKI Rayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan Penuh Khidmat

BACA JUGA:Polres OKI dan Bank Sumsel Babel Resmi Jalin Kerja Sama Pengamanan Objek Vital

Hissar menambahkan, saat ini jumlah pencandu yang melakukan rehab atas kesadaran sendiri masih minim.

"Saat ini, mungkin baru sekitar  2.000 orang per tahun yang datang mau untuk rehab. Ini masih sangat sedikit," paparnya.

Oleh karena itu, BNNP menekankan pentingnya daya imun masyarakat untuk berani menolak dan berani lapor.

BACA JUGA:Wagub Sumsel Dukung Penguatan Fiskal melalui Pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan