Polres Prabumulih Tuntaskan Program Ketahanan Pangan 2025, 34,5 Hektare Jagung Berhasil Ditanami
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi-foto:dokumen palpos-
KORANPALPOS.COM - Meski Kota Prabumulih dikenal bukan sebagai kawasan pertanian utama di Sumatra Selatan, komitmen Polres Prabumulih dalam mendukung program ketahanan pangan nasional patut diapresiasi.
Sepanjang tahun 2025, Polres Prabumulih berhasil menuntaskan target penanaman jagung seluas 34,5 hektare (ha) sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi, saat diwawancarai awak media di Mapolres Prabumulih, Jumat, 9 Januari 2026.
BACA JUGA:Sekda Sumsel Edward Candra dan Kapolda Sumsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak
BACA JUGA:Polrestabes Palembang Periksa Maraton 8 Saksi Bentrokan Berdarah Dua Ormas di Depan PS Mall
Bobby Kusumawardhana menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara Polres Prabumulih, pemerintah daerah, serta kelompok tani di berbagai kecamatan.
“Meskipun Prabumulih bukan daerah pertanian, sepanjang tahun 2025 dari total 34,5 hektare lahan yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan, semuanya sudah kita tanami jagung. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Prabumulih dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Bobby.
AKBP Bobby Kusumawardhana yang merupakan perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 ini menjelaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui ketahanan pangan.
BACA JUGA:Dorong Pengalihan Pelanggan PT MEP serta Perluasan Program Listrik Desa
BACA JUGA:Ricuh di Kantor Desa Bailangu Timur, Tiga Orang Alami Luka
“Ketahanan pangan ini bukan hanya urusan pertanian semata, tapi juga bagian dari ketahanan nasional. Polri hadir untuk memastikan program ini berjalan dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam program ketahanan pangan tahun 2025, seluruh lahan seluas 34,5 hektare difokuskan untuk penanaman komoditas jagung.
Pemilihan jagung dinilai tepat karena tanaman ini memiliki masa panen yang relatif singkat, sekitar empat bulan, serta memiliki nilai ekonomis yang cukup baik.
BACA JUGA:Panen Raya Jagung Serentak, Polri Perkuat Swasembada Pangan hingga Daerah