Peduli Korban Banjir Aceh Tamiang: SKN Salurkan Logistik, Kerahkan Relawan dan Alat Berat

Penyaluran bantuan logistik peduli banjir di Aceh Tamiang-foto:dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM – Kepedulian terhadap korban banjir besar di Aceh Tamiang terus mengalir.

Yayasan Sahabat Kebaikan Nusantara (SKN) menjadi salah satu lembaga yang bergerak cepat menembus daerah terdampak untuk memberikan sokongan logistik dan bantuan layanan pemulihan bagi warga yang masih berjuang bangkit pascaterjangan banjir sejak akhir November 2025.

Rombongan tim gabungan SKN tiba di Aceh Tamiang membawa gelombang dukungan dari para donatur, di antaranya Sahabat Kebaikan, ESI, Zafa Tour, dan Mitra Alumni Zafa Tour.

BACA JUGA:Demi Konten dan Flaxing, Gadis Palembang Nekat nyamar Jadi Pramugari Batik Air, Lolos Terbang ke Jakarta!

BACA JUGA:Empat Tiang Listrik di Pedamaran Timur Roboh Disebabkan Hujan Deras dan Angin Kencang

Bantuan logistik tahap awal yang telah disalurkan meliputi 200 lembar tikar, 30 bantal, 21 handuk, 30 unit kelambu, dua unit mesin air, tiga unit mesin jet steam, satu unit Solar Portable Power Supply, dan dukungan perlengkapan dapur umum.

Selain itu, SKN menegaskan pengiriman bantuan lanjutan yang akan segera diberangkatkan berupa 30 unit kompor gas beserta regulator.

Tidak hanya berhenti pada dukungan logistik, SKN juga mengerahkan dukungan operasional berskala besar untuk membuka akses dan membantu pemulihan lingkungan permukiman warga.

BACA JUGA:Empat Tiang Listrik di Pedamaran Timur Roboh Disebabkan Hujan Deras dan Angin Kencang

BACA JUGA:Wabup Banyuasin Netta Indian: Penghulu Harus Optimalkan Pelayanan Masyarakat

Sebanyak 17 relawan dikirim ke beberapa titik banjir, dibarengi dengan penurunan dua unit alat berat, satu unit mobil operasional, serta satu unit dump truck yang bekerja tanpa jeda membersihkan timbunan lumpur yang menutupi permukiman warga.

Di Dusun Cempaka, Desa Benua Raja, Kecamatan Kejuruan Muda, puluhan warga masih diselimuti trauma.

Ibu Vira, salah satu penerima manfaat, tidak kuasa menahan tangis saat menceritakan masa-masa darurat banjir yang menghanyutkan perabot rumah tangga dan merusak kediaman mereka.

BACA JUGA:Kemendagri Bedah Pedoman APBD 2026

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan