Rawan Kecelakaan, Anggota DPRD Ini Minta Pemkab OI Lakukan Tebas Bayang Jalan
Anggota DPRD Eko Satria Asnan. -Foto: Isro Antoni-
OGANILIR, KORANPALPOS.COM - Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir mengajukan interupsi terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan akibat ditumbuhi semak belukar.
Salah satu ruas yang disoroti adalah jalan penghubung Desa Sakatiga menuju Desa Sungai Rotan yang saat ini kondisinya semakin menyempit dan rawan kecelakaan.
Interupsi tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Ogan Ilir dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Eko Satria Asnan, dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir masa sidang pertama tahun 2025. Sidang berlangsung pada Rabu (24/12/2025).
BACA JUGA:Oknum Kades di Ogan Ilir Ikut Dilantik PPPK Paruh Waktu, Kok Bisa?
BACA JUGA:Tenaga Medis Garda Terdepan, RSUD Sekayu Diminta Terus Meningkatkan Pelayanan yang Humanis
Sidang Paripurna yang digelar dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ogan Ilir H. Edwin Cahya Putra, didampingi Wakil Ketua DPRD Ahmad Syafei.
Dalam interupsinya, Eko Satria Asnan menyoroti kondisi jalan yang semakin sempit akibat semak belukar yang tumbuh lebat di sisi kiri dan kanan badan jalan.
Menurutnya, kondisi ini sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melintas berlawanan arah.
BACA JUGA:Bupati Toha Tohet: Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Seluruh Anak Muba
BACA JUGA:Bupati Muara Enim Beri Bonus Rp2,3 Miliar untuk Atlet Peparprov 2025
“Kami meminta kepada OPD terkait untuk segera melaksanakan tebas bayang. Kondisi jalan sudah sangat sempit dan rawan kecelakaan, apalagi arus lalu lintas cukup padat menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Eko dalam sidang tersebut.
Eko yang merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Ogan Ilir itu juga berharap agar perawatan dan pemeliharaan jalan di wilayah kecamatan yang diwakilinya dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, bukan hanya bersifat insidental.
“Kalau kendaraan roda empat berpapasan harus ekstra hati-hati. Kami khawatir bisa terjadi kecelakaan atau kendaraan tergores karena semak di pinggir jalan. Karena itu kami minta ini segera ditangani,” tambahnya.
BACA JUGA:Teddy Ajak Warga OKU Tidak Bereforia dalam Perayaan Pergantian Tahun