Kumbu Kacang Hijau, Isian Tradisional yang Tetap Digemari di Tengah Tren Kuliner Modern
Kumbu kacang hijau, isian tradisional yang tak lekang oleh waktu.-foto:Istimewa-
Menurut para pelaku UMKM kuliner, konsistensi kumbu menjadi kunci utama kualitas produk.
Kumbu yang terlalu lembek akan sulit digunakan, sementara kumbu yang terlalu kering dapat memengaruhi rasa dan tekstur makanan.
Selain lezat, kumbu kacang hijau juga dikenal memiliki kandungan gizi yang baik.
Kacang hijau kaya akan protein nabati, serat, vitamin B kompleks, serta mineral seperti zat besi dan magnesium.
Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan, sementara proteinnya berperan dalam menjaga energi tubuh.
Dibandingkan dengan isian berbahan cokelat atau krim tinggi gula, kumbu kacang hijau dinilai lebih sehat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Hal inilah yang membuat banyak orang tua memilih jajanan berisi kacang hijau sebagai camilan untuk anak-anak.
Di tengah maraknya jajanan modern dengan isian keju, cokelat, hingga matcha, kumbu kacang hijau justru mengalami inovasi tanpa meninggalkan ciri khasnya.
Beberapa pelaku usaha mengombinasikan kumbu kacang hijau dengan wijen, pandan, atau gula aren untuk menciptakan varian rasa baru yang lebih menarik.
Tidak sedikit pula toko kue dan bakery modern yang kembali menghadirkan produk tradisional dengan tampilan kekinian.
Onde-onde mini, bakpia premium, hingga dessert box berbasis kumbu kacang hijau kini mulai diminati generasi muda.
“Permintaan tetap ada, bahkan meningkat saat momen tertentu seperti Ramadan dan hari besar,” ujar salah satu pembuat kue tradisional di Palembang. Menurutnya, nostalgia rasa menjadi alasan utama konsumen kembali memilih kue berisi kumbu kacang hijau.
Kumbu kacang hijau juga memiliki potensi besar sebagai peluang usaha rumahan.
Dengan modal yang relatif terjangkau dan bahan baku yang mudah diperoleh, banyak pelaku UMKM memanfaatkan kumbu ini sebagai produk setengah jadi yang dijual ke pembuat kue atau bakery.
Produk kumbu kacang hijau kemasan kini banyak dijumpai di pasar tradisional hingga marketplace online.