Herman Deru Sentil Peran Guru Takkan Bisa Digantikan AI
Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 di GOR Biduk Kajang Kayuagung, Selasa, 2 Desember 2025.-Foto: Diansyah-
OKI,KORANPALPOS.COM - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menyentil peran seorang guru di tengah hadirnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada era saat ini.
Deru menilai AI memilki kemampuan yang luar biasa. Salah satunya seperti mampu menirukan rupa dan suara manusia, bahkan terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Tidak hanya sebatas itu, menurutnya, AI juga mampu menjadi seorang guru dengan bermodalkan kecerdasan buatan yang dimilikinya.
BACA JUGA:Medco E&P Indonesia Raih Penghargaan Gubernur Sumsel atas Komitmen Pelestarian Lingkungan
BACA JUGA:Kades Ulak Segara Klaim Jadi Korban Jebakan dan Pemerasan, Minta Polisi Usut Laporanya
"Kendati demikian, peran guru tetap tidak dapat tergantikan oleh AI," tegasnya saat menghadiri acara Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 di GOR Biduk Kajang Kayuagung, Selasa, 2 Desember 2025.
Ia menambahkan, AI hanya menyampaikan apa saja yang ada dibenaknya saat membagikan ilmu, namun tidak disertai dengan perasaan.
"Berbeda dengan guru yang selalu menggunakan perasaannya saat mengajar dan membagikan ilmu kepada para peserta didik. Perasaan inilah yang membedakan guru dengan AI," ujarnya.
BACA JUGA:Kunker ke OKU, Herman Deru Pastikan PT Semen Baturaja Siap Suplai Kebutuhan PSN
BACA JUGA:Prihatin Akses Siswa, Herman Deru Pastikan Jembatan Banuayu–Talang Sawah Dibangun 2025
Oleh karena itu, Herman Deru berharap, para guru agar tidak sampai kalah dengan kecerdasan yang dimiliki oleh AI, dengan terus mengasah keilmuan dan kompentensinya.
"Ini penting, guru jangan sampai kalah oleh AI. Bila perlu, kita yang menjadi pengendalinya, karena guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa," jelasnya.
Masih kata dia, tanpa guru, maka tidak akan lahir generasi penerus dan SDM-SDM yang handal untuk menjadikan Indonesia semakin lebih maju.
BACA JUGA:Jaga Desa' Program Kejati Sumsel untuk Kuatkan Tatakelola Keuangan Desa