Jaga Desa' Program Kejati Sumsel untuk Kuatkan Tatakelola Keuangan Desa

OKI,KORANPALPOS.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten OKI dan Ogan Ilir meluncurkan program Jaksa Garda Desa Sejahtera (Jaga Desa).

Program tersebut merupakan sebuah inisiatif untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat tata kelola keuangan desa. 

Program itu digelar bersamaan dengan Sosialisasi Akselerasi Pembangunan Desa yang dihadiri para kepala desa serta pemangku kepentingan terkait.

BACA JUGA:Lima Atlet Arung Jeram OKU Selatan Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia WRC Malaysia 2025

BACA JUGA:Muba Ajukan Penguatan Layanan untuk Wujudkan SDM Sehat dan Tangguh

Wakil Bupati OKI, Supriyanto menegaskan, desa memegang peran sentral dalam menentukan arah kemajuan daerah. 

Ia meminta para kepala desa menitikberatkan pembangunan pada tiga isu strategis: pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan infrastruktur dan digitalisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan desa adalah pondasi pembangunan daerah. Karena itu, percepatan pembangunan desa harus terus dilakukan dengan fokus pada tiga isu utama tersebut,” ujar Supriyanto dalam acara yang digelar di Ruang Rapat Bende Seguguk I, Kantor Bupati OKI, Senin (1/12).

BACA JUGA:Gerbong Mutasi Pemkot Prabumulih Bergerak, 18 Pejabat Esselon II, III dan IV Resmi Dilantik

BACA JUGA:Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kekurangan Rumbel di Prabumulih, Desak Pemkot Bangun Kelas Baru

Terkait program Jaga Desa, Supriyanto menekankan bahwa pendampingan yang dilakukan kejaksaan bersifat edukatif dan konstruktif.

“Program ini hadir sebagai langkah strategis memastikan tata kelola keuangan desa berjalan baik—lebih transparan, akuntabel, dan bebas korupsi,” katanya.

Mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Asisten Intelijen, Totok Bambang Sapto Dwidjo, S.H menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal penggunaan Dana Desa.

BACA JUGA:Dinsos Prabumulih Tangani 47 ODGJ Sepanjang 2025

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan