Jasa Raharja Baturaja Gaungkan Program Keselamatan Berbasis Warga

PT Jasa Raharja menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk sopir dan penumpang angkutan umum.-foto:dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM - PT Jasa Raharja Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggaungkan Program Keselamatan Berbasis Warga untuk menginspirasi dan menggerakkan masyarakat agar menjadikan keselamatan berlalulintas sebagai prioritas utama.

Kepala Jasa Raharja Cabang Baturaja, Renal Pangemanan, Senin (1/12) mengatakan bahwa program ini digaungkan sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan kendaraan bermotor.

Dia mengatakan, melalui program intensifikasi keselamatan berbasis domisili korban, Jasa Raharja bersama agen keselamatan mendorong warga lebih sadar resiko dan disiplin berlalulintas di jalan raya.

BACA JUGA:nasional untuk memperluas sawah baru sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah hingga nasional.

BACA JUGA:Program Nyata Pemkab Muara Enim Apresiasi Peran Guru

"Program intensifikasi keselamatan transportasi berbasis domisili korban mulai diperkuat di setiap kecamatan sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya," katanya.

Dia menjelaskan, program ini diarahkan agar edukasi keselamatan dapat menjangkau masyarakat langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.

Program tersebut menyasar pada aparatur kecamatan, kelurahan, dan perangkat desa desa di seluruh kecamatan sebagai upaya memperkuat peran perangkat wilayah dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA:Muara Enim Tuan Rumah Silakwil III ICMI Sumsel Fokus pada Tata Kelola Pertanahan yang Adil

BACA JUGA:DPRD Prabumulih Sahkan APBD 2026 Senilai Rp1,06 Triliun

Menurutnya, aparatur wilayah merupakan garda terdepan karena paling mengetahui kondisi lingkungan serta titik-titik rawan kecelakaan di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari penguatan program, kata dia, agen keselamatan tersebut dilibatkan untuk memberikan pembinaan langsung kepada warga tentang keselamatan berlalulintas di jalan raya.

"Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka memiliki pemahaman utuh mengenai pola kejadian kecelakaan di wilayahnya, sekaligus dibekali kemampuan dasar pertolongan pertama,” ujarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan