Prabowo Dorong Hidupkan Lagi Karang Taruna

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers usai rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kediaman Kertanegara, Jakarta, Minggu malam (9/11/2025).-Foto: Antara-

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama melalui peran organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan Pramuka.

Seruan ini disampaikan usai insiden ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11), yang menyebabkan sejumlah siswa mengalami luka-luka.

Pesan tersebut diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi seusai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo dan sejumlah menteri di Kediaman Kertanegara, Jakarta, Minggu (9/11) malam.

BACA JUGA:PAN Dukung Gelar Pahlawan Tiga Presiden

BACA JUGA:Soeharto Resmi Pahlawan Nasional, Prabowo Serahkan Gelar ke Tutut Soeharto

Prabowo menilai kejadian di SMA 72 menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk memperkuat karakter dan kepedulian sosial di kalangan pelajar dan generasi muda.

“Presiden menegaskan bahwa kita perlu menumbuhkan kembali rasa kepedulian sosial, menghidupkan semangat gotong royong, serta mengaktifkan kembali kegiatan Karang Taruna dan Pramuka di lingkungan masyarakat,” ujar Prasetyo Hadi.

Menurut Pras, sapaan akrab Mensesneg, Presiden menyoroti lemahnya interaksi sosial dan pengawasan di lingkungan pendidikan yang bisa memicu tindakan ekstrem di kalangan siswa.

BACA JUGA:Soeharto Resmi Pahlawan Nasional, Prabowo Serahkan Gelar ke Tutut Soeharto

BACA JUGA:Seskab Teddy Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Pahlawan di Hari Pahlawan 2025

Oleh karena itu, kepala sekolah dan tenaga pendidik diminta lebih waspada terhadap perilaku mencurigakan di sekolah.

“Guru dan tenaga pendidik harus lebih peka terhadap tanda-tanda perilaku aneh atau mencurigakan dari peserta didik. Deteksi dini bisa menjadi langkah pencegahan,” tegasnya.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan soal dampak negatif gim daring terhadap perilaku remaja. Ia menilai beberapa permainan digital, seperti gim tembak-menembak, bisa mempengaruhi pola pikir dan tindakan siswa.

BACA JUGA:PAN Tetapkan 17 Ketua DPD Terpilih se- Sumsel

Tag
Share