Waspada Jerat Judi Online !

Judi Online adalah jenis penipuan yang menyengsarakan-Foto : Istimewa-

Apabila langkah-langkah antisipasi dan penindakan tidak ditegakkan oleh Pemerintah pada 2024, diperkirakan oleh PPATK bahwa judi online bisa merugikan masyarakat hingga Rp900 triliun.

Maka dari itu, Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring sengaja dibentuk agar judi online di Indonesia bisa ditekan dan tidak lagi menyengsarakan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:KPUD Muaraenim Sosialisasikan PKPU 8 Tahun 2024

BACA JUGA:KABAR DUKA : Wakil Presiden Ke-9 RI Hamzah Haz Tutup Usia !

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat.

Dalam acara Korpri Menyapa (Komen) Series 11 bertajuk "Seminar Edukatif Pencegahan Judi Online dan Literasi Digital Cyber Security" di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Rabu, Tomsi mengapresiasi kehadiran seluruh peserta baik secara luring maupun daring.

Ia mengingatkan bahwa inti dari pekerjaan ASN adalah melayani masyarakat.

"Setiap kita berpikir bekerja, itu (melayani masyarakat) yang harus dipikirkan, walaupun ada bagian-bagian yang tidak secara langsung bekerja yang langsung menyentuh layanan masyarakat, namun demikian Kemendagri ini menjadi contoh untuk daerah," kata Tomsi dalam keterangannya.

Tomsi juga menekankan pentingnya ASN untuk terus mengembangkan diri, memahami tugas dan tanggung jawab, serta bekerja dengan penuh integritas.

Ia menyatakan bahwa profesionalisme dan keikhlasan dalam bekerja tak hanya memberikan dampak positif bagi organisasi, tapi juga untuk pribadi masing-masing.

Tomsi menyoroti pentingnya reformasi birokrasi untuk menjadikan pemerintahan Indonesia sebagai birokrasi kelas dunia.

Tomsi mengajak ASN untuk tidak merasa nyaman dengan status quo atau kondisi apa adanya dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan.

ASN diminta memahami kembali tugas pokok dan fungsi pekerjaan masing-masing, jangan hanya mengikuti kebiasaan.

Tomsi juga menekankan pentingnya evaluasi secara berkala apa yang perlu diperbaiki setiap hari dan bagaimana mengukur kinerja dengan tepat.

Ia juga mengingatkan peserta seminar untuk menjauhi praktik judi online, yang merupakan tindakan ilegal dan merugikan diri sendiri.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan