JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam terkemuka di Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa siang.
Pertemuan ini digelar untuk mendiskusikan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza, yang baru saja resmi diluncurkan pada Januari lalu.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, membenarkan undangan tersebut saat dihubungi wartawan.
BACA JUGA:Sekolah Rakyat-Garuda Bukti Kepedulian Pendidikan
BACA JUGA:Prabowo Temui Tokoh Nasional Demi Rakyat
"Ya, saya juga diundang siang ini. Informasi yang sampai ke saya, agenda pertemuan akan membahas BoP," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, juga memastikan kehadirannya dalam pertemuan tersebut. "Benar, ada agenda jam 14.00 WIB," katanya.
Dari pihak Muhammadiyah, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa dirinya akan hadir bersama Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Syafiq A. Mughni. "Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," ujar Abdul Mu’ti.
BACA JUGA:Megawati Sambut Hangat di Abu Dhabi
BACA JUGA:MUI Desak Indonesia Mundur dari Dewan Perdamaian
Board of Peace Gaza sendiri resmi diluncurkan pada 22 Januari 2026 di sela-sela pertemuan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Peluncuran ini dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Indonesia menjadi salah satu negara yang menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian ini.
BACA JUGA:Megawati Sambut Hangat di Abu Dhabi
BACA JUGA:Lemhannas RI Tegaskan Penguatan Ekonomi dan Hukum Demi Ketahanan Nasional