Dengan kondisi seperti ini, ketahanan suhu ekstrem bukan lagi fitur tambahan, tetapi menjadi kebutuhan dasar bagi banyak orang.
Apa yang Dimaksud dengan Tahan Suhu Ekstrem?
Ketahanan suhu ekstrem berarti perangkat telah melewati serangkaian pengujian intensif, seperti:
Uji suhu panas tinggi hingga 55°C–70°C.
Uji suhu dingin mulai dari -10°C, -20°C bahkan lebih rendah tergantung standar.
Uji kejutan suhu (temperature shock), yaitu perpindahan cepat dari panas ke dingin dalam waktu singkat.
Uji paparan berulang terhadap perubahan suhu ekstrem selama beberapa jam atau beberapa hari.
Pengujian tersebut memastikan bahwa seluruh komponen, termasuk prosesor, baterai, layar, hingga rangka perangkat, tetap stabil, tidak rusak, dan tidak mengalami penurunan performa.
Sertifikasi Kelas Militer (MIL-STD-810H) Jadi Acuan
Untuk membuktikan ketangguhannya, sejumlah perangkat kini telah melalui pengujian ketahanan lingkungan berdasarkan standar MIL-STD-810H, yakni standar militer Amerika Serikat yang dikenal sangat ketat.
Dalam standar ini, terdapat beberapa jenis pengujian suhu, seperti:
Method 501.7: High Temperature Test
Method 502.7: Low Temperature Test
Method 503.7: Temperature Shock
Method 505.7: Solar Radiation (Paparan Matahari)
Perangkat yang lolos uji ini dikatakan mampu bertahan di berbagai kondisi ekstrem, menjadikannya ideal untuk pengguna outdoor, pekerja lapangan, jurnalis lapangan, atau traveler.