Sidak Jelang Puasa Ramadhan 2025 : Wawako Prabumulih Ingatkan Pedagang tidak Menaikan Harga di Luar Ketentuan

Selasa 25 Feb 2025 - 20:43 WIB
Reporter : Prabu Agustiawan
Editor : Isro Antoni

KORANPALPOS.COM - Menjelang bulan suci Ramadhan 2025 atau 1446 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional, Selasa, 25 Februari 2025. 

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM, yang didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sumarti SP MSi; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Muhtar Edi; serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs Mulyadi Musa MSi. Selain itu, Danramil 404-02/Prabumulih, Kapten CZi Very Mulyadi juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Saat melakukan sidak, Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril, bersama timnya melakukan dialog langsung dengan para pedagang di pasar tradisional. Dalam kesempatan ini, Franky menanyakan harga sejumlah komoditas serta pasokan dan stok sembilan bahan pokok (sembako). Dari hasil dialog tersebut, diketahui bahwa terdapat kenaikan harga, namun tidak terlalu signifikan dan dinilai wajar.

Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM menjelaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di Kota Prabumulih menjelang bulan puasa. 

BACA JUGA:Hujan Lebat, Tanah di Desa Ulak Lebar OKU Mengalami Longsor

BACA JUGA:Kota Baturaja OKU Dikepung Banjir : Ketinggian Air Lebih 50 Centimeter !

"Hari ini saya bersama satgas pangan melakukan sidak stok dan harga sembako menjelang puasa," ungkapnya. 

Dikatakannya, menjelang puasa biasanya terjadi peningkatan kebutuhan akan bahan pokok. Hal ini dapat memicu terjadinya kenaikan harga serta stok sejumlah komoditas. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para pedagang dan distributor agar tidak menaikkan harga di atas ketentuan yang berlaku. 

"Kita ingatkan para pedagang bahan pokok, jangan menaikan harga di atas ketentuan atau HET (harga eceran tertinggi) dan juga tidak menimbun sembako," tegasnya.

Senada dikatakan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sumarti. Sumarti menuturkan bahwa dari hasil sidak, terdapat kenaikan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, telur, dan daging. Namun, meskipun terjadi kenaikan harga, Sumarti menyatakan bahwa kenaikannya masih dinilai normal atau tidak terlalu signifikan. "Ada kenaikan harga tapi masih normal," imbuhnya.

Untuk stok bahan pokok, Sumarti menambahkan bahwa saat ini ketersediaannya masih mencukupi. "Stok bahan pokok kita masih aman,” tuturnya. 

BACA JUGA:Hari Kedua Bekerja, Wabup OKI Cek Kerusakan GOR Biduk Kajang Kayuagung

BACA JUGA:454 Calon Haji OKU Timur Sumsel Lunasi Biaya Haji

Sumarti berharap agar kegiatan sidak ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Prabumulih dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang, tanpa harus khawatir akan ketersediaan bahan pokok,” ucapnya seraya berharap agar semua pihak, baik pedagang maupun konsumen, dapat menjaga stabilitas harga demi kebaikan bersama.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan bahwa Indeks Harga Konsumen (IPH) di Prabumulih masih relatif terkendali. "Inflasi kita masih di angka 1, itu relatif terkendali dan ambang batasnya 3," pungkasnya.

Kategori :