ASN Muda Penggerak Utama Pembangunan IKN

Para pegawai pemerintahan yang bertugas di Otorita IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur-Foto: Antara-

PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan peran penting aparatur sipil negara (ASN) muda sebagai kekuatan utama dalam proses pemindahan pusat pemerintahan Indonesia dari Jakarta ke IKN di Kalimantan Timur.

Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa ASN dari kalangan milenial dan generasi Z menjadi fokus utama dalam penempatan pegawai di kawasan IKN.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang

BACA JUGA:DPR Imbau WNI Waspada di Venezuela

Menurutnya, pemindahan ibu kota bukan hanya soal memindahkan kantor pemerintahan, tetapi juga membangun budaya kerja dan ekosistem baru yang mencerminkan masa depan Indonesia.

“Generasi muda harus menjadi motor penggerak perubahan. ASN muda memiliki semangat, adaptasi teknologi, serta cara berpikir yang relevan dengan tantangan pembangunan ibu kota baru,” ujar Basuki saat ditemui di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu.

Ia menekankan bahwa pembangunan IKN tidak sebatas pembangunan fisik seperti gedung dan infrastruktur, melainkan menciptakan ekosistem pemerintahan dan kehidupan perkotaan yang terintegrasi.

BACA JUGA:Prabowo Terbuka Dikritik, Tegaskan Tolak Militerisme

BACA JUGA:Tompi Kritik Candaan Fisik Wapres Gibran

Kehadiran IKN juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, baik melalui sektor jasa, usaha mikro, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dalam konteks tersebut, Otorita IKN terus memperkuat kesiapan internal ASN agar memiliki kesatuan visi dan langkah dalam mengawal transformasi kelembagaan. Targetnya, pada 2028 IKN telah berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan nasional.

Basuki menjelaskan, ASN muda diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang tidak hanya menjalankan sistem birokrasi, tetapi juga membentuk karakter ibu kota baru yang inklusif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

BACA JUGA:Pimpinan MPR Waspadai Krisis Energi Global

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan